5 Tips Simple Memelihara Kucing Untuk Pemula

Kucing adalah salah satu Hewan favorit bagi para pecinta pet animal. Saat Anda memilih membawa kucing, khususnya kucing persia ke rumah anda, tentu harus dibarengi dengan niat teguh untuk merawat serta memeliharanya secara rutin setiap hari. Perawatan kucing persia ini tidak sesulit yang dibayangkan. Memang butuh perhatian lebih, tapi hasil nya tentu akan sebanding berupa kucing persia yang cantik, bersih dan sehat. Apa saja yang perlu dilakukan dalam perawatan harian kucing Persia, mari kita tengok satu per satu. 

1. Jaga kebersihan kandang dan bak pasir Bersihkan kandang dengan menggunakan cairan pembersih. #QueenTabby @PetshopSolo biasa memakai desinfectan TH4 / K-MAX / bayclin. Mudah Saja cara penggunaanya. Pemkaiannya cuma melarutkan terlebih dulu ke air dan digunakan untuk menyemprot ke seluruh area kandang dan di pel hingga bersih. Biarkan kering terlebih dulu, baru kucing-kucing dimasukkan kembali ke kandang. Bak pasir perlu di cek. Secara naluri, kucing akan mengubur kotorannya sendiri.Untuk kucing yang sehat, dia akan rutin buang air besar dan kecil setiap harinya dengan intensitas dan bentuk yang normal. Oleh karena itu, sangat baik jika satu kucing, memiliki satu bak pasir miliknya sendiri sehingga kita mudah untuk mengontrolnya. Isi bak kotoran dengan pasir yang cukup . 

2. Cek suhu dan kelembapan ruangan Suhu dan kelembapan ruangan ternyata sangat mempengaruhi kesehatan kucing. Terutama kucing persia yang memiliki bulu panjang. Suhu yang dingin akan membantu bulu nya tumbuh maksimal, dan kelembapan yang ideal akan mematikan bakteri-bakteri yang terdapat di dalam ruangan. Pastikan suhu di 20-24 derajat celcius, dan kelembaban di 40%-50%. 

3. Perhatikan makanan dan minuman kucing Ganti setiap hari tempat makan dan minumnya pastikan dalam kondisi yang bersih. Untuk air minum, gunakan air matang untuk menghindari resiko diare pada kucing persia kesayangan kita. Obesitas pada kucing bisa dihindari dengan pemberian takaran makanan yang tepat . Pola makan kucing adalah sedikit tapi berulang kali. Jadi ada baiknya kita tidak langsung memberikan makanan dalam porsi yang sekaligus banyak. Karena pakan kering yang sudah lembab biasanya tidak terlalu diminati lagi oleh kucing. Kucing yang mengandalkan indra penciumannya lebih memilih makan yang segar, kering dan berbau harum. 

 4. Lakukan vaksinasi, obat cacing, kontrol ke dokter hewan secara rutin Vaksinasi wajib dilakukan untuk mencegah virus berbahaya menjangkit kucing kita. Idealnya, vaksin pertama dilakukan ketika kucing sudah berusia dua bulan dengan berat badan yang cukup dan kesehatan yang baik. Vaksin kedua merupakan booster/ penguatan dari vaksin pertama, dilakukan sebulan setelah vaksin pertama. Dan untuk selanjutnya kucing wajib vaksin setiap tahun nya. Jangan lupa untuk memberikan obat cacing bagi kucing kita. Terkadang kucing yang cacingan tidak terdeteksi oleh kita, dan kemudian kita baru mengetahuinya setelah cacing-cacing keluar dari kotoran si kucing. Hal yang demikian bisa dikatakan cukup terlambat. Jadi kita harus mencegahnya dengan rutin memberikan obat cacing . Pemberian obat cacing biasanya dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pastikan kucing dalam kondisi sehat ketika memberikan obat cacing. Jangan lupa untuk langsung ke dokter hewan jika terjadi gejala sakit pada kucing kita. Bukan karena harga kucing yang mahal, melainkan karena ia adalah makhluk hidup yang harus kita sayangi. 

5. Grooming kucing : Memandikan, sisir, dan mengeringkan bulu kucing Kucing persia harus rutin dimandikan. Jadwal seminggu sekali, adalah pilihan yang tepat untuk merawat bulu panjang kucing persia yang kita miliki. Mandikanlah dengan menggunakan shampo yang tepat sesuai dengan kebutuhan bulu si kucing. Segera keringkan kucing dengan blower atau minimal hairdryer. Sangat penting bagi kita untuk membantu menyisir kucing persia kita setiap hari. Hal ini dimaksudkan agar bulu – bulu mati dapat terangkat dan tidak menjadi kusut kemudian gimbal. Bulu mati yang kita biarkan adakalanya tertelan oleh si kucing ketika dia meng grooming dirinya sendiri, sehingga berakibat hair ball. Selain itu, proses grooming ini juga menjadi ajang untuk mendekatkan secara emosional antara pemilik dan kucingnya. Usahakan untuk selalu grooming sendiri kucing-kucing kita. Kucing Persia sering mengeluarkan air mata berlebih, jika tidak dibersihkan setiap hari, bulu disekitar mata bisa kotor ,berwarna kecoklatan bahkan menyebabkan iritasi. Merawat dan membersihkan telinga kucing persia juga harus dilakukan rutin, minimal setiap hari kita cek apakah telinganya dalam keadaan bersih atau banyak terdapat earmite. Kucing yang memakan pakan kering biasanya tidak terlalu bermasalah pada gigi. Karena potongan-potongan makanan kering di dalam mulutnya berfungsi juga untuk membantu dirinya membersihkan gigi. Sementara kucing yang kerap menerima pakan basah, cukup rentan untuk mendapatkan masalah gigi. Karang gigi yang berwarna kecoklatan ,dan gusi yang memerah adalah tanda bahwa kucing harus segera dibersihkan giginya. Kuku kucing jika dibiarkan akan meruncing dan tajam. Perawatan dengan memotongnya perlu dilakukan, biasanya dalam dua minggu setelah pemotongan terakhir kuku kucing sudah mulai panjang dan meruncing kembali. 





Queen Tabby Solo - Petshop and Animal Health care
jl letjend Suprapto 35 Sumber Solo (Utara Lapangan Sumber) 
0856707365365/ pin:7CF49823 Twitter : @PetShopSolo FB : Queen Tabby Petshop Solo

Komentar